Pada suatu acara di salah satu program acara di salah satu stasiun TV ternama, pasangan Megawati dan Prabowo dihadirkan. Nama acara itu adalah Kick Andy, acara dengan pembawa acara Andy F Noya yang begitu khas. Suasana Nasionalis begitu terasa karna sebelum acara dimulai penonton berdiri dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Entah hal ini rutin dilakukan atau hal ini permintaan pasangan capres dan cawapres karena seperti kita ketahui bersama kedua pasangan ini mempunyai ideologi nasionalis yang kuat.
Suasana euforia mulai muncul ketika kedua pasangan ini muncul, tidak ada kesan kaku dari mereka. Dengan pembawaan dari sang pembawa acara yang begitu bersahabat, acara ini terlihat sangat akrab.pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan dan tanpa kesulitan sama sekali kedua pasangan ini menjawabnya.
Kedua pasangan ini terlihat semakin kompak dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan sang pembawa acara. Saling mengisi dan melengkapi pertanyaan-pertanyaan yang terkesan memojokan sering terjadi. Dari sini penonton dapat melihat dari dekat bahwa kedua calon yang katanya berpasangan karna ada unsur terpaksa, dapat dipatahkan.
Sampai tiba pada pertanyaan yang menarik, yaitu knapa Prabowo mempunyai kuda yang sangat banyak yang klo ditotal nilainya mencapai 3-4 milyar rupiah. Lalu dengan sangat mantab beliau menjawab bahwa kuda-kuda yang ada tidak sekedar milik pribadi, tetapi dia mensponsori para atlit Polo Indonesia yang berlaga pada Sea Games tahun 2004. lalu mengapa Polo?menurut beliau, olah raga polo adalah olahraga yang sangat melatih jiwa kepemimpinan dan sangat prestice dalam mengangkat harkat dan martabat bangsa. Dan alhasil atlit polo Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah dapat berlomba di Sea Games 2004.
Prabowo juga sangat memperhatikan bagaimana harkat dan martabat Indonesia ini harus dibangun. Beliau juga menceritakan bagaimana beliau mensponsori ekspedisi ke pegunungan himalaya. Proyek yang menghabiskan 2 juta dolar ini dilakukannya semata-mata untuk melihat bendera merah putih di puncak himalaya,yang pada akhirnya akan menaikan harkat dan martabat bangsa Indonesia pada umunya.
Mendengar itu semua penonton yang hadir langsung merasahan perasaan bangga, heroik dan nasionalisme yang kuat. Sambil bertepuk tangan dan menggeleng-gelengkan kepala para penonton dipaparkan bagaimana sikap seseorang yang sangat mencintai tanah airnya dan berjuang dengan cara apa saja untuk dapat meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia di mata Internasional.
Tidak terasa 2 jam telah berlalu dan tiba dipenghujung acara. Setelah pembawa acara menutup acara sambil memberikan lukisan karikatur kekedua pasangan, acara ditutup dengan acara salam-salaman sambil diiringi musik keroncong yang semakin menambah suasana kerakyatan.
Dari pengalaman ini terlihat jelas bahwa pasangan Mega-Prabowo sudah tidak mempunyai keraguan lagi dalam usaha mensejahterakan rakyat Indonesia seperti yang tertuang dalam program ekonomi kerakyatannya. Dan tidak ada kesan sama sekali kalau keduanya berpasangan dengan cara terpaksa, bahkan sangat terlihat kalau keduanya saling mengisi dan menunjang satu sama lain.
Kikc Andy 12 juni 2009 @MetroTV.
JAM
info terkini
Kamis, 04 Juni 2009
Senin, 01 Juni 2009
daftar nama mentri & pejabat yang jadi tim sukses....
Menghalalkan segala cara dalam urusan memenangkan bursa pemilu sudah dianggap wajar oleh para elit politik Indonesia. Hal ini smakin menjadi-jadi ketika cara berpolitik yang dilarang kemudian dianggap wajar. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh capres dari kubu SBY dan JK. Hal ini terkait dengan peraturan tentang tim sukses yang notabenenya melarang anggotanya dari mentri dan pejabat BUMN aktif, undang-undang no 42 tahun 2008, dan undang-undang yang mengatur bahwa fasilitas Negara dilarang digunakan untuk kampanye dalam undang-undang pasal 64 (lihat “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2008 Tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden,” kpu.go.id).
Ini adalah daftar Menteri, Pejabat dan Petinggi BUMN yang Terlibat Tim Sukses:
A.Tim Sukses SBY
1. Menteri
Hatta Radjasa/Mensesneg/PAN/Ketua
Freddi Numberi/Menteri Perikanan/Anggota
Jero Wacik/Menteri Pariwisata/Anggota
Lukman Edy/Meneg. PDT/PKB/Anggota
Suryadharma Ali/Menkop UKM/PPP/Anggota
Taufiq Effendi/Menpan/Anggota
2. Pejabat BUMN
Sutanto/Preskom Pertamina/Gerakan Pro SBY/Wakil Ketua
Umar Said/Komisaris Pertamina/Demokrat/Ketua Dewan Pakar
Muhayat/Komisaris Bank Mandiri-Deputi Menteri Meneg BUMN/Barisan Indonesia
Harry Sebayang/Komisaris PTPN III/Jaringan Nusantara/Ketua
Aam Sapulete/Komisaris PTPN IV/Jaringan Nusantara/Wakil Ketua
Andi Arif/Komisaris Pos Indonesia/Jaringan Nusantara/Sekjen
Suprapto/Preskom Indosat/Barisan Sekoci
Akhmad Syakhroza/Komisaris Jasa Marga/Demokrat/Sekretaris Dewan Pakar
Joyo Winoto/Komisaris Jasa Marga/Demokrat/Deputi II Dewan Pakar
3. Lain-lain
Irvan Edison/Staf Khusus Presiden/Tim Sekoci/Wakil Ketua
Sardan Marbun/Staf Khusus Presiden/Tim Romeo/Ketua
B. Tim Sukses JK
Fahmi Idris/Menteri Perindustrian/Golkar/Ketua
Paskah Suzeta/Kepala Bappenas/Golkar/Anggota
Aburizal Bakrie/Menko Kesra/Golkar/Anggota
Belum lagi pelanggaran-pelanggaran tentang penyalahgunaan fasilitas Negara. Jika dalam persaingan calon-calon ini sudah tidak fair, apalagi jika terpilih. Maka patut dipertanyakan kejujuran para calon – calon ini.
http://politikana.com/baca/2009/05/29/sindikasi-yudhoyono.html
http://moonwalknite.blogspot.com/
http://republika.co.id/berita/53168/Presiden_Harus_Non_aktifkan_Menteri_yang_Jadi_Tim_Sukses
Ini adalah daftar Menteri, Pejabat dan Petinggi BUMN yang Terlibat Tim Sukses:
A.Tim Sukses SBY
1. Menteri
Hatta Radjasa/Mensesneg/PAN/Ketua
Freddi Numberi/Menteri Perikanan/Anggota
Jero Wacik/Menteri Pariwisata/Anggota
Lukman Edy/Meneg. PDT/PKB/Anggota
Suryadharma Ali/Menkop UKM/PPP/Anggota
Taufiq Effendi/Menpan/Anggota
2. Pejabat BUMN
Sutanto/Preskom Pertamina/Gerakan Pro SBY/Wakil Ketua
Umar Said/Komisaris Pertamina/Demokrat/Ketua Dewan Pakar
Muhayat/Komisaris Bank Mandiri-Deputi Menteri Meneg BUMN/Barisan Indonesia
Harry Sebayang/Komisaris PTPN III/Jaringan Nusantara/Ketua
Aam Sapulete/Komisaris PTPN IV/Jaringan Nusantara/Wakil Ketua
Andi Arif/Komisaris Pos Indonesia/Jaringan Nusantara/Sekjen
Suprapto/Preskom Indosat/Barisan Sekoci
Akhmad Syakhroza/Komisaris Jasa Marga/Demokrat/Sekretaris Dewan Pakar
Joyo Winoto/Komisaris Jasa Marga/Demokrat/Deputi II Dewan Pakar
3. Lain-lain
Irvan Edison/Staf Khusus Presiden/Tim Sekoci/Wakil Ketua
Sardan Marbun/Staf Khusus Presiden/Tim Romeo/Ketua
B. Tim Sukses JK
Fahmi Idris/Menteri Perindustrian/Golkar/Ketua
Paskah Suzeta/Kepala Bappenas/Golkar/Anggota
Aburizal Bakrie/Menko Kesra/Golkar/Anggota
Belum lagi pelanggaran-pelanggaran tentang penyalahgunaan fasilitas Negara. Jika dalam persaingan calon-calon ini sudah tidak fair, apalagi jika terpilih. Maka patut dipertanyakan kejujuran para calon – calon ini.
http://politikana.com/baca/2009/05/29/sindikasi-yudhoyono.html
http://moonwalknite.blogspot.com/
http://republika.co.id/berita/53168/Presiden_Harus_Non_aktifkan_Menteri_yang_Jadi_Tim_Sukses
Jumat, 29 Mei 2009
Korupsi tidak harus selalu tentang uang
Keberhasilan pemerintahan SBY dalam memberantas korupsi memang patut diacungi jempol. Sekilas memang terlihat pemerintahnya telah berhasil meredam laju korupsi di Negara ini. Seperti ucapannya dengan bangga yang sering diucapkan dalam berbagai orasi politiknya menjelang pemilu. Tetapi apakah sepenuhnya benar? Hal ini dapat kita pertanyakan karna KPK yang notabenenya adalah Instrumen utama dalam memberantas korupsi, adalah lembaga independent yang bukan berasal dari pemerintah. Dan lembaga tinggi ini pejabatnya dipilih oleh perlemen. Lalu keterlibatan para pejabat negara dan petinggi BUMN, sebetulnya juga mengingkari pernyataan yang pernah diucapkan oleh Yudhoyono. Suatu hari, ketika Pemilu Legislatif 2009 mulai memasuki tahap kampanye, Yudhoyono pernah menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintahannya agar tetap menjalankan tugas pokok dengan penuh tanggung jawab. Kata dia, para pejabat tidak boleh menyalahgunakan kekuasaan dan jabatan yang dimiliki untuk kepentingan politik. Pejabat negara dan pemerintahan diminta tetap mengutamakan tugas pokoknya secara bertanggung jawab.
Keikutsertaan pejabat pemerintah dan pejabat BUMN dalam panggung politik sudah diatur dalam undang-undang no 42 tahun 2008, dan undang-undang yang mengatur bahwa fasilitas Negara dilarang digunakan untuk kampanye dalam undang-undang pasal 64 (lihat “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2008 Tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden,” kpu.go.id). namun apalah daya Komisi Pemilihan Umum kita tampaknya pura-pura tidak tahu akan hal ini. Peraturan-peraturan ini terus dilanggar, dan tidak diperdulikan lagi.
Lalu jika kita melihat ini semua dengan kaca mata terbuka, apa artinya keberhasilan korupsi yang diteriakkan SBY pada saat deklarasinya di sabuga? Apa artinya jika pemilu saat ini sarat dengan pelanggaran yang dilakukan oleh para pejabat publik aktif? Dalam hal ini korupsi bisa saja tidak selalu diidentikkan oleh uang. Korupsi dapat dijabarkan lebih luas lagi, seperti penyalahgunaan kekuasaan. Penting untuk diketahui klo dalam tim suksek SBY, terdapat 6 mentri aktif, 9 pejabat BUMN aktif dan dalam tim sukses JK terdapat 2 mentri dan kepala Bappenas yang sampai sekarang juga masih aktif.
Jika SBY bisa masuk dalam 100 pemimpin yang berpengaruh versi majalah TIME, maka hal ini tidak akan ada artinya juga jika pada tahun 2007 Indonesia masuk dalam 60 negara yang gagal versi majalah Foreign Policy yang bekerja sama dengan lembaga think-tank The Fund for Peace. Poling yang menyatakan pemerintah pusat dinilai sangat lemah dan tak efektif, pelayanan umum jelek, korupsi dan kriminalitas menyebar, dan ekonomi merosot.
http://politikana.com/baca/2009/05/29/sindikasi-yudhoyono.html
Keikutsertaan pejabat pemerintah dan pejabat BUMN dalam panggung politik sudah diatur dalam undang-undang no 42 tahun 2008, dan undang-undang yang mengatur bahwa fasilitas Negara dilarang digunakan untuk kampanye dalam undang-undang pasal 64 (lihat “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2008 Tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden,” kpu.go.id). namun apalah daya Komisi Pemilihan Umum kita tampaknya pura-pura tidak tahu akan hal ini. Peraturan-peraturan ini terus dilanggar, dan tidak diperdulikan lagi.
Lalu jika kita melihat ini semua dengan kaca mata terbuka, apa artinya keberhasilan korupsi yang diteriakkan SBY pada saat deklarasinya di sabuga? Apa artinya jika pemilu saat ini sarat dengan pelanggaran yang dilakukan oleh para pejabat publik aktif? Dalam hal ini korupsi bisa saja tidak selalu diidentikkan oleh uang. Korupsi dapat dijabarkan lebih luas lagi, seperti penyalahgunaan kekuasaan. Penting untuk diketahui klo dalam tim suksek SBY, terdapat 6 mentri aktif, 9 pejabat BUMN aktif dan dalam tim sukses JK terdapat 2 mentri dan kepala Bappenas yang sampai sekarang juga masih aktif.
Jika SBY bisa masuk dalam 100 pemimpin yang berpengaruh versi majalah TIME, maka hal ini tidak akan ada artinya juga jika pada tahun 2007 Indonesia masuk dalam 60 negara yang gagal versi majalah Foreign Policy yang bekerja sama dengan lembaga think-tank The Fund for Peace. Poling yang menyatakan pemerintah pusat dinilai sangat lemah dan tak efektif, pelayanan umum jelek, korupsi dan kriminalitas menyebar, dan ekonomi merosot.
http://politikana.com/baca/2009/05/29/sindikasi-yudhoyono.html
Kamis, 28 Mei 2009
SBY adalah presiden yang tidak tegas?
Jika dilihat dari kebijakan-kebijakan masa pemerintahan SBY, ada plus maupun minus. Dalam masa kampanye capres ini banyak kita dengar segala sesuatu tentang kebijakan SBY dari hal yang baik-baik saja. Namun tidakkah kita menyadari kalau kebijakan-kebijakannya tidak sepenuhnya baik. Salah satunya soal ketegasan dalam menangani masalah lumpur lapindo. Sebagai orang nomor satu di Negara ini, SBY mempunyai kekuasaan penuh dalam menangani masalah lapindo. Namun kenapa penanganannya terkesan tidak tegas, dan bertele-tele?
Belum lagi soal perairan ambalat. Pemerintah terkesan takut akan Malaysia,padahal Negara itu sudah menginjak-nginjak harga diri bangsa ini. Namun SBY tetap melunak, pemerintah yang dipimpinnya terkesan tidak mau peduli akan masalah keamanan Negara ini.
Penilaian Mega bahwa pemerintahan SBY tidak tegas juga terkait kasus Ambalat. Menurutnya, mestinya tatkala ada kapal perang Malaysia yang masuk ke wilayah perairan RI, langsung diberi peringatan pertama. Kalau tidak memberi jawaban, disusul peringatan kedua.
“Kalau tetap tidak memberi signal, tembak. Soal kedaulatan, harus dibela sampai mati. Siapa pun yang masuk wilayah Indonesia, harus sopan,” tegas Mega. Dikatakan, dalam hal kedaulatan bangsa, dirinya akan bersikap tegas.
Jika dari beberapa hal ini saja pemerintah mempunyai keraguan dalam menyelesaikannya, maka rakyat akan mempunyai keraguan akan ketegasan sikap dari pemerintahan yang dipimpin SBY.
http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=18301
Belum lagi soal perairan ambalat. Pemerintah terkesan takut akan Malaysia,padahal Negara itu sudah menginjak-nginjak harga diri bangsa ini. Namun SBY tetap melunak, pemerintah yang dipimpinnya terkesan tidak mau peduli akan masalah keamanan Negara ini.
Penilaian Mega bahwa pemerintahan SBY tidak tegas juga terkait kasus Ambalat. Menurutnya, mestinya tatkala ada kapal perang Malaysia yang masuk ke wilayah perairan RI, langsung diberi peringatan pertama. Kalau tidak memberi jawaban, disusul peringatan kedua.
“Kalau tetap tidak memberi signal, tembak. Soal kedaulatan, harus dibela sampai mati. Siapa pun yang masuk wilayah Indonesia, harus sopan,” tegas Mega. Dikatakan, dalam hal kedaulatan bangsa, dirinya akan bersikap tegas.
Jika dari beberapa hal ini saja pemerintah mempunyai keraguan dalam menyelesaikannya, maka rakyat akan mempunyai keraguan akan ketegasan sikap dari pemerintahan yang dipimpin SBY.
http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=18301
Rabu, 20 Mei 2009
Koalisi yang rapuh...
Dengan selesainya pemilu legislatif, maka terlihat seberapa besar dukungan rakyat pada suatu partai politik yang mengikutinya. Pemilu yang sangat melelahkan dan menghabiskan banyak biaya. Dengan hasil partai democrat yang menjadi pemenangnya.kemenangan yang sudah dapat dilihat, dan dapat ditebak, pada saat kita melihat ketua KPU menemani SBY dalam pencontrengan dikediaman SBY di cikeas.
Dengan kemenangan 20% partai Demokrat sudah bs mencalonkan presiden tanpa harus didukung dari partai manapun. Akan tetapi partai ini tetap akan berkoalisi untuk memantapkan calon yang akan diusungnya. Dan bagi sembilan parpol yang berhasil memiliki kursi di DPR RI, political expediency itu terletak pada posisi politik mereka, tidak hanya untuk dapat mengajukan capres-cawapres, tetapi juga untuk kemudian dapat memenangi pilpres dan membentuk kabinet nantinya. Adapun bagi parpol-parpol yang gagal mendapatkan kursi di DPR RI karena tidak mendapatkan suara sesuai ambang 2,5% pada tingkat nasional, bergabung dalam koalisi merupakan usaha untuk mendapatkan "payung politik" dominan agar bisa survive dalam masa pascapilpres nanti.
Disinilah menariknya, peta politik yang berubah-ubah,setiap detiknya begitu berarti.
Tetapi setelah diumumkannya para peserta capres dan cawapres, peta ini sedikit terjawab. Berbagai parpol sudah mulai menunjukan arahnya. Ada yang setia mendukung satu parpol dan ada juga yang piker-pikir dalam mendukung satu partai.
Dengan perolehan hasil yang terbesar di pemilu legislatif tentu saja partai democrat mempunyai banyak pendukung. Beberapa partai yang merapat menjadi koalisi yang kelihatannya solid. Akan tetapi ketika sang calon presiden yang sekarang menjabat sebagai presiden mengumumkan siapa pendapingnya nanti terjadi kehebohan, apa yang terjadi?. Hal ini terjadi ketika pada saat penunjukan sang calon wakil presiden partai-partai koalisi tidak diajak bergabung. Salah satunya adalah partai PKS, partai yang perolehannya terbesar dalam koalisi partai Demokrat. Partai ini marah dan sempat mengancam akan mundur dari koalisi karna tidak diikutsertakan dalam pemilihan cawapres. Lalu bagaimana dengan yang lainnya?,para peserta koalisi yang lainnya pun sempat mengancam akan mundur dari koalisi.
Akan tetapi setelah beberapa lama akhirnya para partai koalisi ini pun dapat menerima keputusan dari partai Demokrat. Entah lobi-lobi apa yang telah dilakukan, tetapi yang pasti semua ini terlihat jelas bahwa semua ini adalah tentang penjatahan kekuasaan.
Tetapi kenapa koalisi yang dibentuk ini terlihat rapuh? Adanya pembagian jatah yang kurang merata dan tidak sesuai pada porsinya adalah jawabannya. Dukungan yang setengah-setengah juga ikut mempengaruhi hubungan koalisi ini.ketidakpercayaan sesama partai mulai terlihat, karna terlihat semuanya masih menunggu. Dan tidak tertutup kemungkinan koalisi ini pecah, karna semua itu masih bisa berubah seiring berjalannya waktu.
Jika dilihat lebih dalam, dari awalnya koalisi ini memang rapuh.dan terlihat koalisi ini berjalan setengah-setengah. Dengan latar belakang koalisi yang berbeda-beda dalam hal idealisme, ini akan menambah rapuh. Dalam hal ini para partai koalisi akan saling melirik dan saling curiga, berebut dan mencari partai mana yang kira-kira akan menguntungkan partainya. Semua hal ini akan menambah banyak daftar rapuhnya sebuah koalisi. Karna seperti kita ketahui bersama didalam partai tidak ada teman yang abadi dan tidak ada musuh yang abadi, yang ada hanya kepentingan yang abadi.
Dengan kemenangan 20% partai Demokrat sudah bs mencalonkan presiden tanpa harus didukung dari partai manapun. Akan tetapi partai ini tetap akan berkoalisi untuk memantapkan calon yang akan diusungnya. Dan bagi sembilan parpol yang berhasil memiliki kursi di DPR RI, political expediency itu terletak pada posisi politik mereka, tidak hanya untuk dapat mengajukan capres-cawapres, tetapi juga untuk kemudian dapat memenangi pilpres dan membentuk kabinet nantinya. Adapun bagi parpol-parpol yang gagal mendapatkan kursi di DPR RI karena tidak mendapatkan suara sesuai ambang 2,5% pada tingkat nasional, bergabung dalam koalisi merupakan usaha untuk mendapatkan "payung politik" dominan agar bisa survive dalam masa pascapilpres nanti.
Disinilah menariknya, peta politik yang berubah-ubah,setiap detiknya begitu berarti.
Tetapi setelah diumumkannya para peserta capres dan cawapres, peta ini sedikit terjawab. Berbagai parpol sudah mulai menunjukan arahnya. Ada yang setia mendukung satu parpol dan ada juga yang piker-pikir dalam mendukung satu partai.
Dengan perolehan hasil yang terbesar di pemilu legislatif tentu saja partai democrat mempunyai banyak pendukung. Beberapa partai yang merapat menjadi koalisi yang kelihatannya solid. Akan tetapi ketika sang calon presiden yang sekarang menjabat sebagai presiden mengumumkan siapa pendapingnya nanti terjadi kehebohan, apa yang terjadi?. Hal ini terjadi ketika pada saat penunjukan sang calon wakil presiden partai-partai koalisi tidak diajak bergabung. Salah satunya adalah partai PKS, partai yang perolehannya terbesar dalam koalisi partai Demokrat. Partai ini marah dan sempat mengancam akan mundur dari koalisi karna tidak diikutsertakan dalam pemilihan cawapres. Lalu bagaimana dengan yang lainnya?,para peserta koalisi yang lainnya pun sempat mengancam akan mundur dari koalisi.
Akan tetapi setelah beberapa lama akhirnya para partai koalisi ini pun dapat menerima keputusan dari partai Demokrat. Entah lobi-lobi apa yang telah dilakukan, tetapi yang pasti semua ini terlihat jelas bahwa semua ini adalah tentang penjatahan kekuasaan.
Tetapi kenapa koalisi yang dibentuk ini terlihat rapuh? Adanya pembagian jatah yang kurang merata dan tidak sesuai pada porsinya adalah jawabannya. Dukungan yang setengah-setengah juga ikut mempengaruhi hubungan koalisi ini.ketidakpercayaan sesama partai mulai terlihat, karna terlihat semuanya masih menunggu. Dan tidak tertutup kemungkinan koalisi ini pecah, karna semua itu masih bisa berubah seiring berjalannya waktu.
Jika dilihat lebih dalam, dari awalnya koalisi ini memang rapuh.dan terlihat koalisi ini berjalan setengah-setengah. Dengan latar belakang koalisi yang berbeda-beda dalam hal idealisme, ini akan menambah rapuh. Dalam hal ini para partai koalisi akan saling melirik dan saling curiga, berebut dan mencari partai mana yang kira-kira akan menguntungkan partainya. Semua hal ini akan menambah banyak daftar rapuhnya sebuah koalisi. Karna seperti kita ketahui bersama didalam partai tidak ada teman yang abadi dan tidak ada musuh yang abadi, yang ada hanya kepentingan yang abadi.
Senin, 18 Mei 2009
Kembali ke Ladang Pengabdian
Lahir pada tanggal 17 oktober 1951 dijakarta,Prabowo Subianto mempunyai latar belakang militer yang cukup kuat. Separuh perjalanan hidupnya hampir dihabiskan di dunia militer, dengan segudang penghargaan/tanda jasa membuktikan keberhasilannya didunia militer. Dan lebih dari itu dia juga pengusaha yang ulung. Putra dari Begawan ekonomi Sumitro Djojohadikusumo ini menjadi seorang pengusaha yang sukses dan berkembang pesat setelah kariernya di dunia militer berakhir.
Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan mantan Pangkostrad dan Komjen Kopassus ini resmi dicalonkan Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) dalam Kongres Luar Biasa (KLB), di Jakarta Selasa (14/10/2008). Partai yang didirikannya setelah dia gagal mencalonkan diri menjadi calon presiden dari partai Golkar. Nama Prabowo Subianto kembali mencuat menyusul keikutsertaannya dalam konvensi calon presiden Partai Golkar. Kemudian dalam Musyawarah Nasional (Munas) VI Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Kongres V Petani 5 Desember 2004 di Jakarta, dia terpilih menjadi Ketua Umum HKTI periode 2004-2009 menggantikan Siswono Yudo Husodo.
Kembalinya sang prajurit keladang pengabdian, itulah kata yang pas buat putra Begawan ekonomi Sumitro djojohadikusumo ini. Pengabdian yang tidak kenal ruang dan waktu,pengabdian yang yang dia lakukan karena kecintaannya pada negri ini, dan keinginannya terjadi perubahan yang mendasar pada masyarakat level grass root. Hal ini tidaklah terlalu berlebihan karna setelah kurang lebih tiga tahun lamanya tinggal menetap di Amman (Yordania), Prabowo tidak pernah muncul didepan publik apalagi ikut campur dalam dunia politik.
Dengan latar belakang dari keluarga yang mengerti sekali tentang masalah ekonomi dan latar belakang militernya yang sangat disiplin, Prabowo datang ke dunia politik dengan membawa konsep ekonomi kerakyatan dan keinginan adanya perubahan yang menyeluruh didalam system pemerintahan yang dianggapnya telah banyak merugikan negara apalagi rakyatnya. Dan dengan mengendarai kendaraan politik yang baru prabowo hendak meminta mandat dari masyarakat untuk menjalankan misi dan visinya yang mengusung tema perubahan.
Tampil rapih dengan setelan warna putih krem, lelaki 58 tahun ini terlihat rileks dibandingkan dimasa dia masih aktif dulu. Peningkatan citranya pun dilakukannya selama beberapa bulan terakhir ini dengan iklan-iklan televisi dan media cetak. Dan hasilnya pun positif, konsepnya yang menyentuh masyarakat kalangan bawah, khususnya para petani, buruh dan nelayan, telah menjadikannya tokoh ke tiga orang yang paling diinginkan masyarakat menjadi presiden. Itu menurut hasil survey yang dilakukan National Leadership Center (NLC) bersama dengan Taylor Nelson Sofress (TNS) yang telah membuat polling terhadap 2000 orang yang tersebar di 200 kecamatan di 30 provinsi.
Dalam pengabdiannya selama 24 tahun dibidang militer, Prabowo sempat mendapatkan julukan the brightest star, bintang paling bersinar di jajaran militer Indonesia. Jendral termuda yang meraih 3 bintang di usia 46 tahun. Dia juga terkenal cerdas dan berpengaruh. Prabowo juga tercatat menjadi salah seorang tokoh yang menjadi pelaku dan saksi dalam terwujudnya demokrasi di Indonesia. Namun semua latar belakang ini menjadi terbalik menyerangnya ketika peristiwa 12 mei 1998, menjadi salah seorang yang disebut-sebut bertanggung jawab atas pelanggaran HAM berat. Tudingan-tudingan dari mulai penculikan atas para aktivis mahasiswa hingga tuduhan bahwa dialah dalang / mastermind dari kerusuhan yang terjadi pada mei 98. namun semua tuduhan ini menjadi terkesan menjatuhkan karena semua hal yang dituduhkan kepadanya tidak ada yang terbukti. Sangat jelas adanya konspirasi tingkat tinggi yang terjadi pada peristiwa 98, dan terkesan ingin menjatuhkan sang jendral muda tersebut. Seperti yang kita ketahui bersama Prabowo dicopot karma alasan yang tidak jelas satelah peristiwa mei tersebut berlangsung. Namun dalam buku yang diterbitkan oleh BJ Habibie “detik-detik yang menentukan” , pemberhentian yang dilakukan sang presiden pada saat itu karena dipicu oleh adanya laporan dari Pangab Jendral Wiranto yang mengatakan adanya gerakan pasukan Kostrad menuju Jakarta, Kuningan (tempat tinggal Habibie dan keluarga), dan Istana Merdeka. Pernyataan ini kemudian dibantah oleh Prabowo, dengan mengatakan itu tidak benar dan mengatakan itu adalah kebenaran dari versi Habibie, dan setiap orang berhak menyatakan pernyataan menurut versinya.
Dari kilasan sejarah yang terjadi tampak banyak kejanggalan yang terjadi, banyak unsur berbau fitnah dan cenderung menjatuhkan. Seperti yang kita ketahui bersama mantan menantu orang nomor satu, Soeharto ini terus menerus diterpa serangan yang semuanya menyangkut kerusuhan pada Mei ‘98. namun seperti kita ketahui juga belum ada satu peradilan pun yang dapat membuktikan Prabowo bersalah,dia lolos dalam pemeriksaan yang dilakukan Mahkamah Militer. Karma sesungguhnya pada saat terjadinya kejadian Mei 98, bukan Prabowo yang memegang tongkat komando tertinggi militer. Karena itu jelas saja semua itu tidak dapat dibuktikan.
Setelah hiruk-pikuk yang terjadi pada tahun 1998 yang berujung berakhirnya masa dinas Prabowo didunia militer, Prabowo hijarah ke Inggris sebelum pada akhirnya menetap di Yordania. Dari sinilah beliau merintis karier menjadi salah seorang pengusaha yang sukses. Sebagai putra dari begawan ekonomi prof, Dr Sumitro Djojohadikusumo dunia bisnis sudahlah tidak asing lagi bagi Prabowo, apalagi selain ayahnya sebagian anggota keluarganya juga telah lebih dulu menjadi pengusaha yang sukses.
Tak berbeda didunia militer, karier Prabowo didunia usaha pun melesat cepat. Ini semua karma sifatnya yang disiplin, bekerja keras dan mau mengabdi. Dia juga terkenal cepat belajar. Kini setelah sekian lama menggeluti dunia usaha dibawah payung Nusantara group, Prabowo kembali ke negaranya untuk membenahi system yang menurutnya telah lama menyengsarakan rakyat Indonesia dan telah terlalu menguntungkan pihak-pihak asing daripada berpihak kebangsanya sendiri.
Dengan mengendarai kendaraan politik Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) Prabowo datang membawa angin perubahan. Bukan perubahan yang main-main, Prabowo menawarkan suatu perubahan yang menyeluruh dimulai dari akar rumput. Sebagai ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia, Prabowo mengerti betul persoalan yang dihadapi oleh para petani, buruh dan juga nelayan. Dan tidak itu saja dia (sebagai orang yang telah sukses dalam dunia usaha) tahu betul bagaimana caranya memanfaatkan sumber daya alam Negara ini yang telah lama dikeruk oleh pihak asing dan segelintir orang-orang pribumi yang sama sekali tidak memikirkan nasib rakyatnya yang semakin terpuruk.
Sebuah cita-cita yang mulia, yang didasari oleh rasa tanggung jawab dan keinginan yang kuat untuk adanya sebuah perubahan secara merata. Alangkah baiknya jika semua cita-cita ini dapat dirasakan oleh semua orang dan kita tidak akan lagi bermimpi untuk berubah menjadi rakyat yang dapat mengolah hasil buminya sendiri, yang berkuasa atas tanah airnya sendiri dan menjadi Macan Asia kembali.
Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan mantan Pangkostrad dan Komjen Kopassus ini resmi dicalonkan Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) dalam Kongres Luar Biasa (KLB), di Jakarta Selasa (14/10/2008). Partai yang didirikannya setelah dia gagal mencalonkan diri menjadi calon presiden dari partai Golkar. Nama Prabowo Subianto kembali mencuat menyusul keikutsertaannya dalam konvensi calon presiden Partai Golkar. Kemudian dalam Musyawarah Nasional (Munas) VI Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Kongres V Petani 5 Desember 2004 di Jakarta, dia terpilih menjadi Ketua Umum HKTI periode 2004-2009 menggantikan Siswono Yudo Husodo.
Kembalinya sang prajurit keladang pengabdian, itulah kata yang pas buat putra Begawan ekonomi Sumitro djojohadikusumo ini. Pengabdian yang tidak kenal ruang dan waktu,pengabdian yang yang dia lakukan karena kecintaannya pada negri ini, dan keinginannya terjadi perubahan yang mendasar pada masyarakat level grass root. Hal ini tidaklah terlalu berlebihan karna setelah kurang lebih tiga tahun lamanya tinggal menetap di Amman (Yordania), Prabowo tidak pernah muncul didepan publik apalagi ikut campur dalam dunia politik.
Dengan latar belakang dari keluarga yang mengerti sekali tentang masalah ekonomi dan latar belakang militernya yang sangat disiplin, Prabowo datang ke dunia politik dengan membawa konsep ekonomi kerakyatan dan keinginan adanya perubahan yang menyeluruh didalam system pemerintahan yang dianggapnya telah banyak merugikan negara apalagi rakyatnya. Dan dengan mengendarai kendaraan politik yang baru prabowo hendak meminta mandat dari masyarakat untuk menjalankan misi dan visinya yang mengusung tema perubahan.
Tampil rapih dengan setelan warna putih krem, lelaki 58 tahun ini terlihat rileks dibandingkan dimasa dia masih aktif dulu. Peningkatan citranya pun dilakukannya selama beberapa bulan terakhir ini dengan iklan-iklan televisi dan media cetak. Dan hasilnya pun positif, konsepnya yang menyentuh masyarakat kalangan bawah, khususnya para petani, buruh dan nelayan, telah menjadikannya tokoh ke tiga orang yang paling diinginkan masyarakat menjadi presiden. Itu menurut hasil survey yang dilakukan National Leadership Center (NLC) bersama dengan Taylor Nelson Sofress (TNS) yang telah membuat polling terhadap 2000 orang yang tersebar di 200 kecamatan di 30 provinsi.
Dalam pengabdiannya selama 24 tahun dibidang militer, Prabowo sempat mendapatkan julukan the brightest star, bintang paling bersinar di jajaran militer Indonesia. Jendral termuda yang meraih 3 bintang di usia 46 tahun. Dia juga terkenal cerdas dan berpengaruh. Prabowo juga tercatat menjadi salah seorang tokoh yang menjadi pelaku dan saksi dalam terwujudnya demokrasi di Indonesia. Namun semua latar belakang ini menjadi terbalik menyerangnya ketika peristiwa 12 mei 1998, menjadi salah seorang yang disebut-sebut bertanggung jawab atas pelanggaran HAM berat. Tudingan-tudingan dari mulai penculikan atas para aktivis mahasiswa hingga tuduhan bahwa dialah dalang / mastermind dari kerusuhan yang terjadi pada mei 98. namun semua tuduhan ini menjadi terkesan menjatuhkan karena semua hal yang dituduhkan kepadanya tidak ada yang terbukti. Sangat jelas adanya konspirasi tingkat tinggi yang terjadi pada peristiwa 98, dan terkesan ingin menjatuhkan sang jendral muda tersebut. Seperti yang kita ketahui bersama Prabowo dicopot karma alasan yang tidak jelas satelah peristiwa mei tersebut berlangsung. Namun dalam buku yang diterbitkan oleh BJ Habibie “detik-detik yang menentukan” , pemberhentian yang dilakukan sang presiden pada saat itu karena dipicu oleh adanya laporan dari Pangab Jendral Wiranto yang mengatakan adanya gerakan pasukan Kostrad menuju Jakarta, Kuningan (tempat tinggal Habibie dan keluarga), dan Istana Merdeka. Pernyataan ini kemudian dibantah oleh Prabowo, dengan mengatakan itu tidak benar dan mengatakan itu adalah kebenaran dari versi Habibie, dan setiap orang berhak menyatakan pernyataan menurut versinya.
Dari kilasan sejarah yang terjadi tampak banyak kejanggalan yang terjadi, banyak unsur berbau fitnah dan cenderung menjatuhkan. Seperti yang kita ketahui bersama mantan menantu orang nomor satu, Soeharto ini terus menerus diterpa serangan yang semuanya menyangkut kerusuhan pada Mei ‘98. namun seperti kita ketahui juga belum ada satu peradilan pun yang dapat membuktikan Prabowo bersalah,dia lolos dalam pemeriksaan yang dilakukan Mahkamah Militer. Karma sesungguhnya pada saat terjadinya kejadian Mei 98, bukan Prabowo yang memegang tongkat komando tertinggi militer. Karena itu jelas saja semua itu tidak dapat dibuktikan.
Setelah hiruk-pikuk yang terjadi pada tahun 1998 yang berujung berakhirnya masa dinas Prabowo didunia militer, Prabowo hijarah ke Inggris sebelum pada akhirnya menetap di Yordania. Dari sinilah beliau merintis karier menjadi salah seorang pengusaha yang sukses. Sebagai putra dari begawan ekonomi prof, Dr Sumitro Djojohadikusumo dunia bisnis sudahlah tidak asing lagi bagi Prabowo, apalagi selain ayahnya sebagian anggota keluarganya juga telah lebih dulu menjadi pengusaha yang sukses.
Tak berbeda didunia militer, karier Prabowo didunia usaha pun melesat cepat. Ini semua karma sifatnya yang disiplin, bekerja keras dan mau mengabdi. Dia juga terkenal cepat belajar. Kini setelah sekian lama menggeluti dunia usaha dibawah payung Nusantara group, Prabowo kembali ke negaranya untuk membenahi system yang menurutnya telah lama menyengsarakan rakyat Indonesia dan telah terlalu menguntungkan pihak-pihak asing daripada berpihak kebangsanya sendiri.
Dengan mengendarai kendaraan politik Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) Prabowo datang membawa angin perubahan. Bukan perubahan yang main-main, Prabowo menawarkan suatu perubahan yang menyeluruh dimulai dari akar rumput. Sebagai ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia, Prabowo mengerti betul persoalan yang dihadapi oleh para petani, buruh dan juga nelayan. Dan tidak itu saja dia (sebagai orang yang telah sukses dalam dunia usaha) tahu betul bagaimana caranya memanfaatkan sumber daya alam Negara ini yang telah lama dikeruk oleh pihak asing dan segelintir orang-orang pribumi yang sama sekali tidak memikirkan nasib rakyatnya yang semakin terpuruk.
Sebuah cita-cita yang mulia, yang didasari oleh rasa tanggung jawab dan keinginan yang kuat untuk adanya sebuah perubahan secara merata. Alangkah baiknya jika semua cita-cita ini dapat dirasakan oleh semua orang dan kita tidak akan lagi bermimpi untuk berubah menjadi rakyat yang dapat mengolah hasil buminya sendiri, yang berkuasa atas tanah airnya sendiri dan menjadi Macan Asia kembali.
Rabu, 13 Mei 2009
Persaingan semakin menarik
Berdasarkan hasil survei pusat kajian strategis pembangunan sosial politik (PSPSP) Fisip Universitas Indonesia (UI) bertajuk “persepsi dan preferensi masyarakat terhadap tokoh politik menjelang pilpres 2009”. Dalam survei itu PSPSP melakukan wawancara mendalam terhadap 100 tokoh masyarakat di 20 provinsi pada 27 april-2 mei 2009.dan hasilnya, Prabowo Subianto mengantongi 32 persen suara atau 32 orang tokoh menyebut dia layak dipilih. Disusul SBY 30 persen, Megawati Soekarnoputri (16), capres Partai Golkar Jusuf Kalla (14), dan 8 persen menyebutkan nama lain.
Dari hasil survei ini terlihat bahwa ideologi kerakyatan yang menyentuh lapisan masyarakat yang paling mendasar,seperti nelayan dan petani sangatlah diterima masyarakat ditengah-tengah keadaan ekonomi indonesia yang berjalan sangat lambat. Keberpihakannya terhadap rakyat jg yang mendorong masyarakat cenderung memilih dia, angin perubahan yang ditiup dipercaya benar – benar membawa perubahan.
Prabowo adalah sosok pendatang baru didunia politik yang dianggap cukup sukses menyaingi tokoh-tokoh politik sebelumnya. Kebraniannya dan ideologinya yang mengusung kerakyatan membuat namanya semakin mencuat. dengan latar belakang putra begawan ekonomi Sumitro,Prabowo dipercaya mempunyai kemampuan manajemen ekonomi yang tersusun dan terencana.
Dari hasil survei ini terlihat bahwa ideologi kerakyatan yang menyentuh lapisan masyarakat yang paling mendasar,seperti nelayan dan petani sangatlah diterima masyarakat ditengah-tengah keadaan ekonomi indonesia yang berjalan sangat lambat. Keberpihakannya terhadap rakyat jg yang mendorong masyarakat cenderung memilih dia, angin perubahan yang ditiup dipercaya benar – benar membawa perubahan.
Prabowo adalah sosok pendatang baru didunia politik yang dianggap cukup sukses menyaingi tokoh-tokoh politik sebelumnya. Kebraniannya dan ideologinya yang mengusung kerakyatan membuat namanya semakin mencuat. dengan latar belakang putra begawan ekonomi Sumitro,Prabowo dipercaya mempunyai kemampuan manajemen ekonomi yang tersusun dan terencana.
Langganan:
Postingan (Atom)
slamat datang
welcome
tes
http://en.wikipedia.org/wiki/Djembe
