Senin, 18 Mei 2009

Kembali ke Ladang Pengabdian

Lahir pada tanggal 17 oktober 1951 dijakarta,Prabowo Subianto mempunyai latar belakang militer yang cukup kuat. Separuh perjalanan hidupnya hampir dihabiskan di dunia militer, dengan segudang penghargaan/tanda jasa membuktikan keberhasilannya didunia militer. Dan lebih dari itu dia juga pengusaha yang ulung. Putra dari Begawan ekonomi Sumitro Djojohadikusumo ini menjadi seorang pengusaha yang sukses dan berkembang pesat setelah kariernya di dunia militer berakhir.

Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan mantan Pangkostrad dan Komjen Kopassus ini resmi dicalonkan Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) dalam Kongres Luar Biasa (KLB), di Jakarta Selasa (14/10/2008). Partai yang didirikannya setelah dia gagal mencalonkan diri menjadi calon presiden dari partai Golkar. Nama Prabowo Subianto kembali mencuat menyusul keikutsertaannya dalam konvensi calon presiden Partai Golkar. Kemudian dalam Musyawarah Nasional (Munas) VI Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Kongres V Petani 5 Desember 2004 di Jakarta, dia terpilih menjadi Ketua Umum HKTI periode 2004-2009 menggantikan Siswono Yudo Husodo.

Kembalinya sang prajurit keladang pengabdian, itulah kata yang pas buat putra Begawan ekonomi Sumitro djojohadikusumo ini. Pengabdian yang tidak kenal ruang dan waktu,pengabdian yang yang dia lakukan karena kecintaannya pada negri ini, dan keinginannya terjadi perubahan yang mendasar pada masyarakat level grass root. Hal ini tidaklah terlalu berlebihan karna setelah kurang lebih tiga tahun lamanya tinggal menetap di Amman (Yordania), Prabowo tidak pernah muncul didepan publik apalagi ikut campur dalam dunia politik.

Dengan latar belakang dari keluarga yang mengerti sekali tentang masalah ekonomi dan latar belakang militernya yang sangat disiplin, Prabowo datang ke dunia politik dengan membawa konsep ekonomi kerakyatan dan keinginan adanya perubahan yang menyeluruh didalam system pemerintahan yang dianggapnya telah banyak merugikan negara apalagi rakyatnya. Dan dengan mengendarai kendaraan politik yang baru prabowo hendak meminta mandat dari masyarakat untuk menjalankan misi dan visinya yang mengusung tema perubahan.

Tampil rapih dengan setelan warna putih krem, lelaki 58 tahun ini terlihat rileks dibandingkan dimasa dia masih aktif dulu. Peningkatan citranya pun dilakukannya selama beberapa bulan terakhir ini dengan iklan-iklan televisi dan media cetak. Dan hasilnya pun positif, konsepnya yang menyentuh masyarakat kalangan bawah, khususnya para petani, buruh dan nelayan, telah menjadikannya tokoh ke tiga orang yang paling diinginkan masyarakat menjadi presiden. Itu menurut hasil survey yang dilakukan National Leadership Center (NLC) bersama dengan Taylor Nelson Sofress (TNS) yang telah membuat polling terhadap 2000 orang yang tersebar di 200 kecamatan di 30 provinsi.

Dalam pengabdiannya selama 24 tahun dibidang militer, Prabowo sempat mendapatkan julukan the brightest star, bintang paling bersinar di jajaran militer Indonesia. Jendral termuda yang meraih 3 bintang di usia 46 tahun. Dia juga terkenal cerdas dan berpengaruh. Prabowo juga tercatat menjadi salah seorang tokoh yang menjadi pelaku dan saksi dalam terwujudnya demokrasi di Indonesia. Namun semua latar belakang ini menjadi terbalik menyerangnya ketika peristiwa 12 mei 1998, menjadi salah seorang yang disebut-sebut bertanggung jawab atas pelanggaran HAM berat. Tudingan-tudingan dari mulai penculikan atas para aktivis mahasiswa hingga tuduhan bahwa dialah dalang / mastermind dari kerusuhan yang terjadi pada mei 98. namun semua tuduhan ini menjadi terkesan menjatuhkan karena semua hal yang dituduhkan kepadanya tidak ada yang terbukti. Sangat jelas adanya konspirasi tingkat tinggi yang terjadi pada peristiwa 98, dan terkesan ingin menjatuhkan sang jendral muda tersebut. Seperti yang kita ketahui bersama Prabowo dicopot karma alasan yang tidak jelas satelah peristiwa mei tersebut berlangsung. Namun dalam buku yang diterbitkan oleh BJ Habibie “detik-detik yang menentukan” , pemberhentian yang dilakukan sang presiden pada saat itu karena dipicu oleh adanya laporan dari Pangab Jendral Wiranto yang mengatakan adanya gerakan pasukan Kostrad menuju Jakarta, Kuningan (tempat tinggal Habibie dan keluarga), dan Istana Merdeka. Pernyataan ini kemudian dibantah oleh Prabowo, dengan mengatakan itu tidak benar dan mengatakan itu adalah kebenaran dari versi Habibie, dan setiap orang berhak menyatakan pernyataan menurut versinya.

Dari kilasan sejarah yang terjadi tampak banyak kejanggalan yang terjadi, banyak unsur berbau fitnah dan cenderung menjatuhkan. Seperti yang kita ketahui bersama mantan menantu orang nomor satu, Soeharto ini terus menerus diterpa serangan yang semuanya menyangkut kerusuhan pada Mei ‘98. namun seperti kita ketahui juga belum ada satu peradilan pun yang dapat membuktikan Prabowo bersalah,dia lolos dalam pemeriksaan yang dilakukan Mahkamah Militer. Karma sesungguhnya pada saat terjadinya kejadian Mei 98, bukan Prabowo yang memegang tongkat komando tertinggi militer. Karena itu jelas saja semua itu tidak dapat dibuktikan.

Setelah hiruk-pikuk yang terjadi pada tahun 1998 yang berujung berakhirnya masa dinas Prabowo didunia militer, Prabowo hijarah ke Inggris sebelum pada akhirnya menetap di Yordania. Dari sinilah beliau merintis karier menjadi salah seorang pengusaha yang sukses. Sebagai putra dari begawan ekonomi prof, Dr Sumitro Djojohadikusumo dunia bisnis sudahlah tidak asing lagi bagi Prabowo, apalagi selain ayahnya sebagian anggota keluarganya juga telah lebih dulu menjadi pengusaha yang sukses.

Tak berbeda didunia militer, karier Prabowo didunia usaha pun melesat cepat. Ini semua karma sifatnya yang disiplin, bekerja keras dan mau mengabdi. Dia juga terkenal cepat belajar. Kini setelah sekian lama menggeluti dunia usaha dibawah payung Nusantara group, Prabowo kembali ke negaranya untuk membenahi system yang menurutnya telah lama menyengsarakan rakyat Indonesia dan telah terlalu menguntungkan pihak-pihak asing daripada berpihak kebangsanya sendiri.

Dengan mengendarai kendaraan politik Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) Prabowo datang membawa angin perubahan. Bukan perubahan yang main-main, Prabowo menawarkan suatu perubahan yang menyeluruh dimulai dari akar rumput. Sebagai ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia, Prabowo mengerti betul persoalan yang dihadapi oleh para petani, buruh dan juga nelayan. Dan tidak itu saja dia (sebagai orang yang telah sukses dalam dunia usaha) tahu betul bagaimana caranya memanfaatkan sumber daya alam Negara ini yang telah lama dikeruk oleh pihak asing dan segelintir orang-orang pribumi yang sama sekali tidak memikirkan nasib rakyatnya yang semakin terpuruk.

Sebuah cita-cita yang mulia, yang didasari oleh rasa tanggung jawab dan keinginan yang kuat untuk adanya sebuah perubahan secara merata. Alangkah baiknya jika semua cita-cita ini dapat dirasakan oleh semua orang dan kita tidak akan lagi bermimpi untuk berubah menjadi rakyat yang dapat mengolah hasil buminya sendiri, yang berkuasa atas tanah airnya sendiri dan menjadi Macan Asia kembali.

0 komentar:

Posting Komentar

. © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute